Filsafat berasal dari bahasa Yunani, yang terbagi
dalam dua kata yakni dari kata ‘philo’ yang artinya ‘cinta’, serta ‘sophos’
yang artinya hikmah atau ilmu. Apabila kedua kata ini digabungkan, arti
dari filsafat adalah cinta akan ilmu atau hikmah. Ada juga pendapat lain yang
mengatakan bahwa filsafat berasal dari kata philosophia yang memiliki arti
cinta pada kebijaksanaan atau cinta akan kebenaran.
Banyak orang mempertanyakan essensi dari filsafat itu
sendiri. Apakah hanya sekumpulan teori-teori dari pemikir-pemikir yang selalu
memikirkan apa itu hidup? apa itu ada dan ketiadaan ? apa itu dasar dari
kehidupan dunia dan setelahnya?. Dari beberapa buku yang saya baca, filsafat
tidaklah segumpalan omong kosong mengenai pemikiran panjang nan berbelit
mengenai hidup, tapi bagaimana kita menjalani hidup dengan hidup. Filsafat
menggali akar dari sebuah permasalahan. Dengan filsafat, kita diajarkan untuk
arif dan bijaksana dalam menjalani hidup dengan mendalami makna dan essensi
dari hidup yang kita jalani.
Sebagai contoh, seorang guru harus memahami bahwa
fitrahnya sebagai guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tapi membimbing murid agar
menjadi pribadi yang berhasil dalam bidang akademik maupun bidang kognitif. Ini
adalah salah satu contoh mendalami filsafat sebagai jalan menuju kebijaksanaan
hidup. Dengan filsafat, kita belajar menghargai makna karena dengan menghargai,
akan tumbuh dedikasi terhadap apa yang kita lakukan dalam hidup.
Lantas, apakah filsafat hanya dapat dikenyam di bangku kuliah
saja? Pada dasarnya filsafat adalah kegiatan berpikir. Menimbang baik dan
buruknya sesuatu, memahami persoalan dari berbagai perspektif, tidak hanya
memandang dari satu sisi. Maka dari itu, dengan kegiatan berpikir inilah, akan
tumbuh pemikiran kritis dalam diri kita. Apa penting memiliki pemikiran kritis
dalam hidup? Memenangkan sebuah debat kusir ? Lebih dari itu. Dengan pemikiran
kritis, kita tidak menerima sebuah permasalahan secara "mentah" namun
juga "diolah" secara masuk akal. Permasalahan terutama yang ada di
negeri ini, tidak akan pernah habisnya. Kita tidak bisa hanya duduk diam
mengomentari pihak mana yang harus disalahkan dan sebagainya, tapi bangkit
mencari solusi, dan membuka pemikiran baru terhadap berbagai kemungkinan yang
ada. Ide manusia adalah salah satu nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa yang tiada
ternilai harganya. Ide adalah kekayaan harfiah kita, yang hanya diproduksi oleh
pikiran kita sendiri. Opini ini hanya segelintir pemikiran penulis terhadap
ketertarikannya kepada filsafat. Semoga kita selalu diperkaya dengan pemikiran
cerdas dan ide-ide segar untuk Nusa dan Bangsa
Seiring dengan perkembangan kehidupan dan perkembangan
dari ilmu pengetahuan itu sendiri, pengertian dari ilmu filsafat pun juga ikut
berkembang. Ada yang berpendapat bahwa filsafat adalah pekerjaan yang muncul
dari pemikiran, ada yang mengartikan filsafat sebagai konsep dasar guna
mengenal kehidupan sebagaimana yang dicita-citakan, dan sebagainya. Dalam
kehidupan sehari-hari banyak sekali manfaat belajar filsafat yang bisa dipetik,
beberapa diantaranya adalah:
1. Filsafat
akan mengajarkan untuk melihat segala sesuatu secara multi dimensi
Ilmu ini
akan membantu kita untuk menilai dan memahami segala sesuatu tidak hanya dari
permukaannya saja, dan tidak hanya dari sesuatu yang terlihat oleh mata saja,
tapi jauh lebih dalam dan lebih luas. Dengan kata lain,
2. Filsafat
mengajarkan kepada kita untuk mengerti tentang diri sendiri dan dunia
Manfaat belajar filsafat akan membantu
memahami diri dan sekeliling dengan pertanyaan-pertanyaan mendasar.
3. Filsafat
mengasah hati dan pikiran untuk lebih kritis terhadap fenomena yang berkembang
Hal ini akan
membuat kita tidak begitu saja menerima segala sesuatu tanpa terlebih
dahulu mengetahui maksud dari pemberian yang kita terima.
4. Filsafat
dapat mengasah kemampuan kita dalam melakukan penalaran
Penalaran
ini akan membedakan argumen, menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis,
melihat segala sesuatu dengan sudut pandang yang lebih luas dan berbeda.
5. Belajar dari
para filsuf lewat karya-karya besar mereka
Kita akan semakin tahu betapa besarnya
filsafat dalam mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, agama,
karya seni, pemerintahan, serta bidang-bidang yang lain.
6. Filsafat
akan membuka cakrawala berpikir yang baru
Ide-ide yang lebih kreatif dalam memecahkan
setiap persoalan, lewat penalaran secara logis, tindakan dan pemikiran yang
koheren, juga penilaian argumen dan asumsi secara kritis.
7. Filsafat
membantu kita untuk dapat berpikir dengan lebih rasional
Membangun
cara berpikir yang luas dan mendalam, dengan integral dan koheren, serta dengan
sistematis, metodis, kritis, analitis, dan logis.
8. Filsafat
akan mengkondisikan akal untuk berpikir secara radikal
Membuat kita berpikir hingga mendasar,
sehingga kita akan lebih sadar terhadap keberadaan diri kita.
9. Filsafat
membawa keterlibatan dalam memecahkan berbagai macam persoalan
Persoalan baik yang terjadi pada diri
sendiri maupun orang lain, akan membuat kehidupan kita tidak dangkal,
namun kaya akan warna.
10. Memiliki
pandangan yang luas
Manfaat belajar filsafat dalam hal ini, akan
mengurangi kecenderungan sifat egoisme dan egosentrisme.
11. filsafat
membantu menjadi diri sendiri
Lewat cara berpikir yang sistematis, holistik
dan radikal yang diajarkan tanpa terpengaruh oleh pendapat dan pandangan umum.
12. Filsafat
akan membangun landasan berpikir
Komponen utama baik bagi kehidupan pribadi
terutama dalam hal etika, maupun bagi berbagai macam ilmu pengetahuan yang kita
pelajari.
13. Filsafat
dengan sifatnya sebagai pembebas
Manfaat
belajar filsafat akan mendobrak pola pikir yang terbelenggu tradisi, mistis,
dan dogma yang menjadi penjara bagi pikiran manusia.
14. Filsafat
akan membuat kita dapat membedakan persoalan
Terutama berbagai persoalan ilmiah dengan
persoalan yang tidak ilmiah.
15. Filsafat
dapat menjadi landasan historis-filosofis
Dalam hal ini, berasal dari berbagai macam
kajian disiplin ilmu yang kita tekuni.
16. Filsafat
dapat memberikan nilai dan orientasi pada semua disiplin ilmu
Filsafat
memberikan petunjuk lewat penelitian penalaran serta metode pemikiran
reflektif, sehingga kita dapat menyelaraskan antara pengalaman, rasio, agama
serta logika.
17. Filsafat
dapat dijadikan alat untuk mencari kebenaran
Memberikan pandangan serta pengertian mengenai
hidup
18. Filsafat
dapat dijadikan sebagai pedoman
Berguna sebagai sumber inspirasi bagi
kehidupan.
19. Filsafat
mengajarkan kepada kita tentang etika dan moral
Pembelajaran moral dan etika ini, dapat
diimplementasikan secara langsung dalam kehidupan.
20. Filsafat
dapat membangun semangat toleransi
Menjaga keharmonisan hidup di tengah perbedaan
pandangan atau pluralitas.
Demikian adalah beberapa manfaat
mempelajari filsafat untuk kehidupan sehari-hari. Filsafat ilmu sangat penting bagi seorang mahasiswa karena
untuk membiasakan diri bersikap kritis, logis dan rasional serta menumbuhka
rasa toleransi dalam perbedaan pandangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar